Bergairah Menulis Kembali

18 comments
Assalamualaikum.
Sudah lama saya tidak menulis sesuatu yang ringan seperti ini. Bukan karena tidak ada bahan tulisan. Tapi, hidup saya tidak seringan yang kalian bayangkan #molaiiik

Tentu kalian tahu kan Warung Blogger? Iya, rumah para blogger seantero nusantara yang punya grup WhatsApp dengan nama #PojokWB itu? Ya tahu lah ya, kalo enggak tahu ya kita enggak bisa kayak sekarang, kan?

Setelah setahun lebih saya bergabung di #PojokWB akhirnya, untuk kali pertama saya turut andil di salah satu kegiatan #PojokWB yang menurut saya sangat bermanfaat. Ya, berbagi tulisan dan komentar di Blog setiap hari Selasa dan Jumat. Yang memang sudah menjadi sebuah keharusan seorang blogger.

Di awali penyatuan suratanbola.blogspot.com dan bukan-orang-arab.tumblr.com menjadi wandasyafii.com saya pun memberanikan diri mengikuti “ibadah” tersebut. Dan tentu saja, semua kaget saya ikut ambil bagian. Ada yang sujud syukur, mengucap ALLAHU AKBAR, SUBHANALLAH, dan bahkan……*manasin motor.

Kekagetan para penghuni #PojokWB berlanjut sampai pada konten blog saya. Entah karena belum ada yang menulis sepak bola atau mereka yang memang tidak suka bola, komentarnya pun beragam. Sekalipun mayoritas lebih awam sepak bola.

Uniknya, banyak dari mereka yang mengomentari tampilan blog baru saya ini. Mulai dari tamplate hingga design blog mendapat tanggapan positif dari mereka semua. Well, tidak ada kata yang lebih layak saya ucapkan pada mas Ucha selain terima kasih banyak. ( buku segera menyusul, pak).

Keikutsertaan saya dalam melengkapi share blog dan komentar bukan semata-mata karena tampilan blog baru, tapi lebih jauh dari itu, agar menimbulkan niat menulis (lagi) secara berkelanjutan. Karena mau tidak mau, saya harus menulis sesuatu demi menjalankan kewajiban ini.

Bukan perkara mudah memang, mengingat saya juga disibukkan dengan pekerjaan kantor yang menuntut saya mobile sampai-sampai (sering) menghambat mood saya untuk menulis. Rasa lelah yang mendera sepulang kerja dengan kemacetan khas pinggiran ibukota semakin memuncaki kemalasan saya dalam menulis.

Meng-upgrade .blogspot menjadi .com pun bukan persoalan mudah. Karena saya ditantang oleh Ucha agar rutin menulis di blog sebagai syarat utama pembelian domain. Dan juga, supaya usahanya membenarkan blog saya tidak mubazir karena saya jarang menulis di kemudian hari. Hal ini memang dikhawatirkan Ucha dan beberapa teman lainnya, mengingat saya sudah cukup lama absen menulis di suratanbola.blogspot.com, juga di bukan-orang-arab.tumblr.com.

Seiring berjalannya waktu, kesadaran saya mulai muncul, bahwa pekerjaan bukanlah alasan menghambat kegiatan lainnya, apalagi menulis. Tidak perlu Tahajud atau Istikharah untuk memunculkan kembali hasrat menulis, sekalipun disela-sela pekerjaan yang menumpuk. Cukup mendengar beberapa teman yang tetap menulis di samping kesibukan mereka di kantor sudah cukup membuat saya membuang jauh kata-kata “ duh, sibuk, enggak sempet nulis,”

Di awali canda dan dorongan (yang sering disisipi sindiran) Ucha, Bang Yos, dan Benaaa (yang “a” nya harus 3) akhirnya saya membulatkan tekad membeli domain dan berkomitmen agar rutin menulis. Masalah tentu tidak selesai di sini, karena dalam pengerjaannya, saya dan Ucha bolak-balik menentukan template yang pas, sesuai keinginan.

Setelah menemui beberapa kendala, akhirnya wandasyafii.com selesai juga. Dan mulai mengudara beberapa pekan yang lalu, yang kemudian diikuti 2 tulisan baru. Pertama masalah sosial, kedua (tentu saja) sepak bola. Dan tulisan sepak bola lah yang saya pilih menjadi tulisan pertama yang saya share di #PojokWB.

Saya tentu menyadari jika teman-teman #PojokWB tidak semua paham sepak bola, apalagi (kamu) yang wanita. Tapi percayalah, niat saya hanya ingin berbagi cerita yang berbeda dari orang kebanyakan, dan memperkaya konten yang sudah ada, agar penghuni #PojokWB tidak bosan dengan konten tulisan yang itu-itu saja, juga menambah pengetahuan teman-teman bahwa sepak bola bukan hanya 90 menit di lapangan, tapi masih banyak cerita menarik yang bisa digali (dari sudut pandang yang berbeda). Ditambah, penulis bola di #PojokWB (setahu) saya memang belum ada.

Ya, meskipun mayoritas berkomentar “ aku enggak ngerti bola,” tapi tetap ada mereka yang paham sepak bola. Dan, tentu saja para pria. Bahkan, ada juga yang berkomentar panjang di kolom komentar. Saya tidak mengerti apakah dia memang berkomentar atau menulis essay di dalam komentar.

Teman-teman tidak perlu khawatir dengan tulisan saya. Karena saya tidak akan melulu menulis bola. Karena memang, wandasyafii.com tidak hanya tentang sepak bola. Banyak hal yang akan saya bagi disini. Mulai dari politik, sosial, hiburan, review film, hal-hal receh yang berserakan dalam otak saya, dan tentu saja…. Kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan punya andil besar dalam merubah keseharian kita. Ada yang menjadi lebih baik, walau terkadang bisa juga menjadi buruk. Ini pula yang saya alami dalam menulis. Belajar dari lingkungan (teman-teman blogger) yang menjadikan pekerjaan bukan menjadi soal ketika mandeg dalam tulisan. Karena, yang sebenarnya terjadi bukannya kita tidak bisa, tetapi, kita tidak mau.

Walaupun mulut ini lebih banyak diam, tapi bisa dipastikan. Tangan saya bisa sangat liar.
#apaansih

Sumber gambar goinswriter.com


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

18 komentar:

  1. Ahh... Masnya bisa aja.

    Siyalan kamu, Mas. Malah saya yang jadi susah nulis ini sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas kali yg bisa aja...bikin blog saya elehan begini...

      Sini mas, saya benerin blog nya. Biar nulis lagi
      *Ditabok

      Hapus
  2. Tulisan tentang 'Kita' ditunggu lho, Mas. Warga pojok pasti gembira, hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tunggu aja Kak. Akan ditulis. Asal ga bosen nunggunya hahah

      Hapus
  3. Waaaaaaa, ada nama adeq.

    terus menulis ttg aku sama kamu kapan?

    BalasHapus
  4. Bagaimana jika wandasyafii.com membahas segala sesuatu yang memiliki korelasi seperti sepak bola?

    Bagaimana jika posisi pemain (Striker, Penjaga Gawang, Gelandang Serang dan sebagainya) diibaratkan sebagai blogger? Tentu akan menjadi pembahasan yang menarik karena memiliki prespektif berbeda dari mereka yang senantiasa memahami selama 90 menit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah luar biasa nih imajinasinya mas jung. Saya aja nggak kepikiran lho. Tak puter otak dulu mas gimana temanya heheh

      Hapus
    2. Sip, mantap! Tak tunggu.

      Hapus
  5. selamat buat domain barunya ya. semoga awet dan rajin diisi :D

    BalasHapus
  6. Istiqomah terus mas nulisnya.. biar cepet kaya (kata temen saya sih)
    Saya juga lagi berkobar2nya nih buat nulis terus di blog..
    Smga sama2 terus semangat nulis mas..

    BalasHapus
  7. Mas ... udah 15 hari sejak tulisan ini dibikin. Mana gairahnya, mas?

    BalasHapus
  8. Dulu waktu beli domain niatnya biar rajin nulis tapi udah hampir setahun tetep aja ogah2an. Sekalinya nulis pasti buat lomba atau job repiuw :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya itu akan jadi masalah saya juga ntar mbak. tapi semoga sih enggak haha

      Hapus
  9. aku malah mulai macet dalam menulis lagi ini bang :l

    BalasHapus
  10. Semoga gairah yang lain juga terus bertambah mas. makin hangat dan membara. terus berkarya Mas Wanda :)

    BalasHapus