Jumat, 15 Mei 2015

Tribute To Gerrard



Malam ini bisa jadi malam yang tidak pernah di harapkan pemain, pelatih, club, dan tentu saja fans Liverpool di seluruh bumi. Malam ini Liverpool akan menjamu Crystal Palace, tapi tentu bukan itu masalahnya. Masalah yang datang adalah masalah yang tak pernah di bayangkan oleh Kopites sebelumnya, suatu malam yang akan menjadi saksi sekaligus kunci keluarnya Steven George Gerrard dari tembok raksasa Anfield. Ya, Gerrard akan melakoni pertandingan terakhir nya di Anfield, bukan untuk mengakhiri karir nya melainkan untuk mengawali petualangan baru nya di Major League Soccer ( MLS ).

Kecintaan Gerrard yang begitu dalam membuat dia hanya ingin pergi ke luar Inggris, bahkan luar kawasan Eropa, ini di lakukan hanya untuk semata-semata untuk menghindarkan dirinya berhadapan dengan club yang di puja sepanjang hidupnya. Tidak ada nya gelar yang di persembahkan untuk Liverpool di tahun terakhirnya dan tanpa gelar Premier League selama masa baktinya di Anfield tak menciutkan, pun dengan fans yang tak akan pernah mengucilkannya, tak ada celah bagi kita untuk mengucilkan sang kapten.
ungkapan emosional Gerrard


Gerrard dengan kebesaran hati dan kerendahan jiwanya tidak di takdirkan menjadi pemain besar. Lebih dari itu, dia di ciptakan menjadi orang besar. Mengoleksi lebih dari 700 pertandingan dengan 10 gelar yang di rangkainya bersama Liverpool menjadi bukti bagaimana kebesaran orang ini. Bukan hanya fans dan club yang memujinya. Melebihi itu, pemain-pemain tenar dunia pun tak luput mengakui sosok ayah dari 3 putri ini.

Tentu kita familiar dengan nama Fransesco Totti, kapten sekaligus icon club AS Roma tersebut bahkan pernah berucap “ jika saya bukan kapten club maka orang yang pantas menjadi kapten saya hanya Gerrard”. Atau peraih Ballon D’or 2007 Ricardo Kaka yang berkata “ dari seluruh pemain hebat di dunia saya hanya ingin bermain bersama Gerrard”. Bahkan pelatih Chelsea yang notabene musuh bagi fans Liverpool Jose Mourinho bersabda “ dia adalah musuh yang paling saya hormati, 3 kali dengan club berbeda saya mencoba merayunya untuk bermain dengan saya, tapi semua di tolak mentah-mentah atas dasar kecintaannya pada Liverpool. Karir kepelatihan saya tidak akan lengkap tanpa melatih Gerrard”.

Rasa sayang Gerrard terhadap club melebihi segala nya, gelimangan uang dan limpahan gelar yang di tawarkan club lain tak mampu menggadaikan perasaannya pada Liverpool, hingga pada akhir nya ia sadar bahwa tak ada pemain yang lebih besar dari Liverpool ( semoga teman-teman paham maksud saya ). 
 
bentuk kecintaan fans terhadap loyalitas Gerrard
Gerrard yang pada masa kecil nya nyaris menjadi Evertonian ( sebutan bagi fans Everton ) pada nyata nya membaiat dirinya menjadi fans sembari legenda bagi para Liverpudlian. Di awali dengan menonton pertandingan derby Liverpool vs Everton ketika masih “seumur jagung” Gerrard saat itu sudah “terbius” dengan kehebatan Gary Lineker ( ketika itu memperkuat Everton ), namun kesadaran hati dan jiwanya tak mampu “membiusnya” lebih lama dari fenomena bernama Gary Lineker. “sejak momen itu, saya selalu percaya saya akan menjadi merah dan mimpinya adalah selalu mengikuti langkah setiap langkah kaki dari pemain Liverpool yang saya saksikan”. Cetus Gerrad ketika di wawancara oleh Liverpool TV.
potret kedekatan Gerrard dengan fans Liverpool


Gerrard adalah sosok pemain yang melebihi dari hanya sekedar pemain, tanpa menikmati gelar Premier League nyata nya tak mampu menutupi sosok kharismatik yang sudah “kepalang tanggung”  melekat pada dirinya. Hebat di lapangan tak jua menutupi kehebatannya di luar lapangan, Gerrard adalah orang yang merefleksikan karakter Liverpool dalam dunia nyata. Kharismanya yang melebihi legenda lain nya yang seakan menjadikan dia sebagai “guide” dalam menarik minat “wisatawan” agar tertarik dengan segala “pemandangan indah” yang ada di Liverpool.
fans Liverpool seolah tak ingin melepas kepergian sang kapten


Jika fans club lain mengidolai karena deretan gelar dan pemain mahal, maka fans Liverpool cukup mengeluarkan satu alasan yang cukup simpel. “ ya Gerrard lah”. Hanya dengan memanfaatkan pesona Gerrard telah mampu menghipnotis jutaan manusia untuk mencintai Liverpool.
Gerrard yang memberi kado pernikahan indah untuk fans nya

 
gerrard berada di tengah-tengah suporter (ada yang tau gerrard sebelah mana?)
 
fans wanita yang tak bisa menahan haru ketika permintaannya di penuhi sang kapten
Lana Del Rey tak ingin membuang kesempatan untuk berfoto bersama Gerrard ketika dia berkunjung ke Anfield

 
kehangatan dan kedekatannya bersama sang putri

Saya sendiri tidak bisa mengukur kebesaran Gerrard, kebesarannya tidak bisa di ukur dengan angka atau logika karena dia pun tidak bermain bola dengan logika melainkan dengan cinta. Saya pun sudah beberapa kali menulis tentang kapten Liverpool ini, tapi toh tetap tak bisa menghabiskan alasan untuk menggambarkan sosoknya yang “keterlaluan” besar. Mungkin juga seluruh fans Liverpool di dunia berharap kalau musim ini tidak akan pernah berakhir.
“Steven Gerrard is Our Captain
Steven Gerrard is a Reds
Steven Gerrard Plays for Liverpool
A Scouser Born and Bred”
YOU’LL NEVER WALK ALONE, Football Supernova’s  

2 komentar:

  1. Saya terharu liat Gerrard masuk lapangan beserra ketiga putrinya diiringi guard of honour dr pemain Palace.
    Salam kenal :)

    BalasHapus
  2. makasihmas.salam kenal kembali :)

    BalasHapus