Jumat, 08 Mei 2015

Klopp For Kop



Dalam beberapa minggu ini kita lazim mendengar ungkapan Satire “Klopp for Kop” terutama di kalangan fans Liverpool. Ungkapan ini sering terdengar seiring dengan melorotnya performa Liverpool di bawah asuhan Brendan Rodgers belakangan ini yang berdampak pada posisi Rodgers sebagai manajer tim musim depan.
Melihat keadaan Klopp yang akan menjadi pengangguran musim depan tentu fans The Kop tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mengampanyekan slogan “Klopp for Kop” yang berarti “Klopp untuk Kop” yang merujuk pada julukan Liverpool. Banyak yang beranggapan kalau Klopp sangat cocok melatih Liverpool yang di kenal suka memberi kesempatan pemain muda yang juga sejalan dengan filosofi Klopp selama ini.
fans Liverpool menyambut kedatangan Jurgen Klopp ketika kedua tim bertemu Agustus lalu

Jurgen Klopp yang lahir di Stuttgart merupakan pelatih yang di kenal sangat dekat dengan para pemainnya dan berani memainkan pemain muda yang belum terkenal. Kita tentu masih ingat bagaimana dia memoles seorang Shinji Kagawa yang di beli dari club Jepang Cerezo Osaka dan Nuri Sahin yang di pulangkan dari “ujiannya” di Feyenoord. Saya yakin tidak ada seorang pun yang mengetahui kedua orang ini sebelumnya, atau bagaimana dia “menyulap” seorang Mario Gotze dan Matt Hummels yang bukan apa-apa menjadi seorang juara dunia bagi negara nya atau bagaimana bisa dia menemukan seorang predator dalam diri Robert Lewandowski yang berasal dari club antah berantah Polandia.
Semua pemain hebat ini di temukan dan di bentuk oleh Klopp sehingga menjadi pemain terbaik dunia yang kemudian menjadi komoditas menarik dalam setiap bursa transfer. Selain di kenal mampu melahirkan pemain muda  berkulitas Klopp juga di kenal sebagai pelatih yang nyentrik dan berap-api. Perawakannya yang  urak-urakan ala seorang rockstar dan kebiasaannya memakai setelan jaket atau sweater club yang di lengkapi topi yang selalu melingkar di kepalanya, yang membuat saya penasaran adalah apa jadi nya dia jika memakai setelan jas formal? Karena saya hampir tidak pernah melihat dia memakai jas. Ini tentu sangat bertolak belakang dengan pelatih tim nasional Jerman Joachim Loew yang selalu terlihat parlente dengan pakaian yang di pakai.


dengan pembawaannya yang bersahabat Klopp menyapa fans Dortmund di tribun westfalen stadium




Ini tentu menjadi keunikan dan daya tarik tersendiri dari seorang Jurgen Klopp, pemabawaannya yang santai dan bersahaja  pada semua pemain menjadikannya sangat di sukai oleh banyak orang tak terkecuali fans Liverpool. Tertarik nya fans Liverpool pada sosok Klopp di awali oleh pertemuan Borrusia Dortmund vs Liverpool pada agustus lalu (koreksi jika salah), bukan jalannya pertandingan yang mencuri perhatian fans melainkan sentuhan “hangat” Klopp pada lambang Liverbird bertuliskan “This Is Anfield” di lorong masuk lapangan Anfield yang sontak membuat Klopp mendapatkan satu tempat special di hati fans Liverpool sekalipun dia tidak melatih club Merseyside ini. Tapi sepertinya harapan fans Liverpool untuk melihat Klopp menyentuh lambang Liverbird setiap minggu nya bisa saja terwujud pada musim depan (tapi jangan terlalu berharap mate).
Klopp memegang lambang Liverpool ketika memasuki lapangan

Beberapa fakta tentang Klopp diatas juga di dukung dengan sebuah kenyataan Liverpool sedang membangun sebuah tim dengan fondasi utamanya pemain-pemain muda bertalenta. Tercatat nama-nama seperti Raheem Sterling, Jordon Ibe, Lazar Markovic, Emre Can, Alberto Moreno, dan kemungkinan “naik kelasnya” bintang-bintang U21 seperti Samed Yesil, Joao Texeira, Seiyi Ojo, Branagan, dan Divock Origi tentu bisa saja membuat Jurgen Klopp tergoda melatih Liverpool yang juga di kenal meiliki tradisi bagus dalam hal menciptakan pemain bintang.
Gerrard dan Lovren menghampiri Klopp seusai pertandingan (Gerrard lebih pendek ya dari Klopp *Abaikan*)

Fakta lain pun menunjukkan kalau fans Liverpool dan Borrusia Dortmund mempunyai kesamaan yang cukup identik  yaitu loyal dan “gila” dalam mendukung club nya. Satu fakta yang tidak bisa di pungkiri adalah kedua fans sama-sama mempunyai lagu kebanggaan yang selalu di lantunkan setiap minggu nya. Yap, You’ll Never Walk Alone   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar